PDIP DKI Minta Proyek Sumur Resapan Dihentikan Sementara: Banyak Masalah!

Ketua Komisi D DPRD DKI Jakarta dari Fraksi PDIP Ida Mahmudah meminta agar proyek sumur resapan dihentikan sementara. Sebab, dia menilai pembangunan sumur resapan itu banyak masalah.

"Memang, melihat situasi dan kondisi pekerjaan sumur resapan, saya tidak tahu masih berapa banyak, untuk sementara dihentikan saja," kata Ida kepada wartawan, Kamis (9/12/2021).

Penghentian sementara itu dilakukan, kata Ida, lantaran sumur resapan menimbulkan kontroversi. Ida meminta agar kontraktor pelaksana merencanakan pembangunan dengan matang sehingga memiliki hasil yang baik.

"Karena memang kontroversial betul, banyak masalah yang terjadi di lapangan," jelasnya.

Salah satunya sumur resapan di Jalan Bona Indah, Lebak Bulus, jeblos karena dilindas mobil. Kepala Dinas Sumber Daya Air DKI Jakarta Yusmada Faizal menjelaskan jebolnya sumur resapan di Lebak Bulus dan membuat mobil terperosok.

"Sumur resapan modular itu masih dalam kondisi belum selesai. Sudah dirundingkan dengan warga, malam ini sedang ditangani. Sumur resapan di jalan itu harus kuat menahan beban. Itu jebol karena betonnya baru berusia tiga hari, begitu menurut vendornya (kontraktor)," kata Yusmada kepada detikcom, Rabu (8/12).

Wakil Gubernur DKI Jakarta Ahmad Riza Patria mengatakan peristiwa ini terjadi karena beton baru terpasang sehingga belum cukup kuat menopang beban. Dia mengatakan pihaknya akan melakukan evaluasi.

"Itu kan ada tutup-tutup yang masih sementara sifatnya, yang belum permanen, mungkin belum kuat, (belum) cukup umurnya yang memang harus dijaga," kata Riza di Balai Kota DKI Jakarta, Jl Medan Merdeka Selatan, Jakarta Pusat, Kamis (9/12).

"Sudah kami sampaikan kepada Sumber Daya Air untuk melakukan evaluasi, nanti juga dibantu Bina Marga," ujarnya. [detik.com]

Iklan Atas Artikel

Iklan Tengah Artikel 1

Iklan Tengah Artikel 2

Iklan bawah postingan