2 Syarat dari Jokowi agar Indonesia Segera Masuk ke Endemi

Presiden Joko Widodo (Jokowi) kembali mengingatkan mengenai pentingnya vaksinasi dan protokol kesehatan. Jokowi mengatakan Indonesia bisa segera masuk ke endemi jika dua poin penting tersebut terus ditingkatkan.

"Karena memang kunci dari pengendalian COVID ini adalah vaksinasi dan yang kedua adalah protokol kesehatan. Saya rasa kalau dua hal ini bisa kita tingkatkan secara masif di masyarakat, insyaallah negara kita akan segera masuk ke dari pandemi ke endemi. Kita harapkan juga pemulihan ekonomi nasional juga bisa kita percepat," kata Jokowi saat meninjau vaksinasi virtual sebagaimana disiarkan di akun YouTube Sekretariat Presiden, Jumat (18/2/2022).

Jokowi menyampaikan terima kasih kepada semua pihak yang terlibat vaksinasi. Menurut Jokowi, program vaksinasi memang membutuhkan kerja sama dari semua elemen.

"Sekali lagi saya ingin mengucapkan terima kasih yang sebesar-besarnya kepada Pak Menteri Kesehatan, seluruh jajaran Kemenkes, Pak Kapolri beserta seluruh jajaran Polri, Panglima TNI beserta seluruh jajaran TNI, Pak Ka BIN beserta seluruh jajaran Kabinda di daerah dan seluruh pemerintah provinsi, kabupaten, kota yang bekerja sama bahu-membahu dalam rangka percepatan vaksinasi kita," ujar Jokowi.

Jokowi Minta Vaksinasi Booster di Pasar

Dalam kesempatan itu, Jokowi juga meminta vaksinasi booster dilakukan di tempat-tempat dengan interaksi masyarakat yang tinggi. Jokowi menyebut vaksinasi bisa digelar di pasar hingga pertokoan.

"Kemudian untuk booster saya titip agar disuntikkan di tempat-tempat yang interaksinya tinggi. Mungkin di pasar atau di pertokoan yang interaksinya antar masyarakat tinggi," kata Jokowi.

Jokowi mengapresiasi tingkat vaksinasi dosis pertama di Sumbar yang sudah tinggi. Namun dia meminta vaksinasi dosis kedua terus digencarkan.

"Saya melihat angka di Sumatera Barat untuk dosis pertama 84 persen itu bagus dan dosis yang kedua 52 persen. Ini tolong yang dosis keduanya didorong agar bisa mendekati ke dosis pertama. Jadi konsentrasi di dosis kedua," ujar Jokowi. [detik.com]

Iklan Atas Artikel

Iklan Tengah Artikel 1

Iklan Tengah Artikel 2

Iklan bawah postingan