Erick Thohir Tegaskan Tak Mau Berambisi Buta soal Pilpres 2024

Menteri BUMN Erick Thohir menegaskan, belum terpikir maju dalam Pilpres 2024. Erick mengingat pesan almarhum ayahnya untuk bekerja dengan ikhlas dan tidak berambisi buta.

Pernyataan ini disampaikan Erick Thohir di hadapan sekitar 120 relawan Erick Thohir bernama E-Troopers dari Kota dan Kabupaten Bogor di acara bertema ‘Ngariung Ti Bogor Sareang Erick Thohir’ di Hotel Horizon, Bogor, (15/2).

"Selalu saya bilang, sama seperti almarhum bapak saya, yang namanya garis tangan, tidak ada yang tahu. Jangan juga karena kita kebetulan dipercaya, kebetulan Allah juga memberikan sukses kepada keluarga kami, tapi gara-gara itu, kita ambisi buta," ujarnya, disampaikan dalam keterangan tertulis, Rabu (16/2).

Erick menyampaikan, hari ini situasi negara masih menghadapi Covid. Meski di satu sisi dirinya bersyukur situasi ekonomi mulai merangkak baik dengan arah pertumbuhan positif yakni menuju 5 persen. Karena itu, ia memilih fokus bekerja dan meminta relawan untuk mendoakan dirinya bisa melayani masyarakat dengan baik.

"Lebih baik, saya fokus bekerja, nanti rahasia Allah, garis tangan kita tidak ada yang tahu kemana. Doakan saya dengan segala ketulusan hati saya, bisa bekerja dengan iklas," tegasnya kembali.

Erick mencontohkan keiklasan Gus Hamaidi yang menerbangkan miniatur pesawat Garuda yang sempat viral di media sosial. Erick mengundangnya datang untuk pertama kali ke Jakarta karena menghargai aspirasi santri asal Madura tersebut. Gus Hamaidi mengaku kepada Erick dirinya belajar secara otodiak dari internet tentang pesawat.

Bukan hanya itu, dirinya juga mengaku pesawat yang dia tahu hanya Garuda. Mendengar hal itu, Erick mengajak Gus Hamaidi untuk menaiki pesawat Garuda untuk pertama kali dan melihat isi kokpitnya.

"Nah hal-hal seperti itu saya yakin, dia tidak bermimpi datang ke Jakarta, dia juga tidak bermimpi naik pesawat Garuda. Hanya menghasilkan kebanggaan sebagai anak bangsa dia menerbangkan Garuda (miniatur). Itu yang saya impinkan, doakan saya bisa bekerja baik dengan ikhlas. Jangan tutupi hati saya dengan ambisi ambisi buta yang mana saat jadi pemimpin merusak rakyat," tambahnya.

Meski telah menegaskan tentang Pilpres 2024, sejumlah relawan tetap berharap Erick Thohir tetap maju dan mencalonkan diri. Erick sempat berkelakar kepada relawan dengan meminta untuk tidak mendoakannya cepat tua.

“Kalau pertanyaannya 2024, berarti pak Rohman doain saya cepat tua karena ini baru 2022,” ujarnya disambut tawa para relawan.

Sebelumnya, Rohman salah satu relawan dari Kampung Wisata Setu Tanah Baru menanyakan perihal kemungkinan Erick Thohir maju dalam perhelatan pemilihan Presiden 2024.

Pada kesempatan itu juga, Rohman menyampaikan terima kasih kepada Yayasan Erick Thohir dan E Troopers yang telah membantu pembangunan taman bermain di sekitar Setu.

"Alhamdulilah dengan adanya bantuan yayasan Erick Thohir dan E Troopers, yang awalnya setu kurang pengunjung, sekarang banyak yang datang. Sudah barang tertentu perekonomian di wilayah meningkat pak, karena di situ banyak UMKM yang berdagang," ujar Rohman.

Seperti diketahui, Yayasan Erick Thohir melalui relawan E-Troopers melaksanakan aksi social healing (pendampingan masyarakat) di sejumlah wilayah di Indonesia. Saat ini program sudah menjangkau 520 titik di delapan provinsi di Pulau Sumatra.

Program ini kemudian berlanjut dan sudah berlangsung di Jawa Barat dengan target 1000 titik. Untuk kota dan kabupaten Bogor, sudah terlaksana 60 titik dari target 120 titik.[merdeka.com]

Iklan Atas Artikel

Iklan Tengah Artikel 1

Iklan Tengah Artikel 2

Iklan bawah postingan