Mutasi TNI, Brigjen Yanuar Adil Pimpin Pasukan Lapis Baja

Panglima TNI Jenderal Andika Perkasa menunjuk Brigjen TNI Yanuar Adil sebagai Komandan Pusat Kesenjataan Kavaleri (Pussenkav) Kodiklat TNI AD . Yanuar menggantikan Mayjen TNI Gunung Iskandar yang diberi tugas baru sebagai Pa Sahli Tingkat III KSAD Bidang Hubungan Internasional. 

Upacara serah terima jabatan dipimpin Dankodiklatad Mayjen TNI Ignatius Yogo Triyono di Aula M Toha Makodiklatad, Bandung, Jawa Barat. Selain Danpussenkav, sertijab juga dilakukan terhadap para komandan satuan jajaran Kodiklatad dan Ketua Persit KCK Cabang & Ranting BS PG Kodiklatad.  

“Serah terima jabatan di lingkungan TNI AD adalah sebuah mekanisme yang telah dan akan terus dilalui sebagai implementasi pembinaan karier personel,” bunyi keterangan resmi Penerangan Kodiklatad, dikutip, Kamis 16 Februari 2022. 

Serah terima jabatan merupakan tindak lanjut atas Surat Keputusan Panglima TNI Nomor 66/I/2022 tanggal 21 Januari 2022 tentang Pemberhentian dari dan Pengangkatan Dalam Jabatan di Lingkungan TNI. Dalam SK ini secara keseluruhan terdapat 328 perwira tinggi dari tiga matra yang dimutasi. 

Pasukan Lapis Baja 

Yanuar Aidil merupakan abituren (lulusan) Akademi Militer 1988 ini dari kecabangan Kavaleri. Dengan penunjukan ini, tentara kelahiran 31 Januari 1967 ini akan promosi bintang dua alias mayjen. 

Dalam rekam jejaknya, sejumlah jabatan pernah dipegang Yanuar. Dia antara lain pernah dipercaya sebagai Dandim 0609/Kabupaten Bandung. Selain itu, Waaslog Kodam III/ Siliwangi, Danrem 101/Antasari, Inspektur Akmil dan kembali memimpin teritori sebagai Danrem 041/Gamas. 

Setelah itu Yanuar dipercaya sebagai Irdam III/Siliwangi pada 2021. Setelah itu, dia mendapat mandate baru sebagai Danpussenkav Kodiklatad. Mengutip laman resmi, Pussenkav merupakan Staf Khusus KSAD di bidang pembinaan kesenjataan dan pendidikan, latihan, penelitian, dan pengembangan Kuda Militer serta pembinaan organik dalam rangka mendukung tugas pokok TNI AD. Pussenkav berada di bawah Kodiklatad. 

Mengacu sejarahnya, proses pembentukan Kavaleri diawali pada 1950. Satuan Kavaleri dibentuk dengan nama Komando Pasukan Berlapis Baja yang saat itu berada di bawah pimpinan Letkol Kav KGPH Soerjo Soejarso. Pasukan Berlapis Baja membawahi 4 eskadron Kavaleri di Bandung, Magelang, Palembang dan Medan. 

Eskadron Kavaleri tersebut dilengkapi dengan alat tempur utama kendaraan-kendaraan tempur bekas KNIL antara lain Ford Link, Humber Scout, Otter Body Car, Universal Carrier dan Stuart. 

Seiring zaman dan modernisasi alutsista, berbagai kendaraan lapis baja kini berada di naungan Pussenkav. Salah satunya tank Scorpion di Yonkav 1/Badak Ceta Cakti yang bermarkas di Cijantung, Jakarta Timur. 

Selain Danpussenkav, Mayjen Yogo juga memimpin sertijab Komandan Pusat Kesenjataan Artileri Pertahanan Udara (Danpussenarhanud) yang kini dipegang Mayjen TNI Karev Marpaung, Inspektur Kodiklatad diserahkan dari Mayjen TNI Gabriel Lema kepada Brigjen TNI Denny Herman, dan Dirdik Kodiklatad dari Brigjen TNI Budi Eko Mulyono kepada Brigjen TNI Judi Paragina Firdaus. 

Selain itu, Danpuslatpur Kodiklatad dari Brigjen TNI Judi Paragina Firdaus kepada Kolonel Inf Suparlan Purwo Utomo, Danpussimpur Kodiklatad dari Kolonel Inf Boemi Ario Bimo kepada Kolonel Inf M Herry Subagya serta Danpusdikhub Kodiklatad dari Kolonel Chb Suparjo kepada Kolonel Chb Widodo. 

Acara ini juga dirangkaikan dengan penandatangan naskah berita acara serah terima jabatan dan pakta integritas yang disaksikan langsung oleh Komandan Kodiklatad dan Ketua Persit KCK PG Kodiklatad, Ny Natalia Yogo Triyono. [sindonews.com]

Iklan Atas Artikel

Iklan Tengah Artikel 1

Iklan Tengah Artikel 2

Iklan bawah postingan