Cak Imin Singgung Rizieq Bentrok dengan Pemerintah: Kalau NU Enak

Ketua Umum Partai Kebangkitan Bangsa (PKB) Abdul Muhaimin Iskandar (Cak Imin) bicara soal peran umat Islam dalam menghadapi pandemi COVID-19. Dia sempat menyinggung soal Habib Rizieq Shihab.

Awalnya, Cak Imin bersyukur kasus COVID-19 di Indonesia yang mulai terkendali. Dia berharap Indonesia akan memasuki masa endemi.

"Hari ini alhamdulillah pandemi sudah mulai berkurang insyaallah sebentar lagi endemi dan berakhir semua virus Corona," kata Cak Imin, Sabtu (5/2/2022).

Hal itu disampaikan saat memberikan sambutan di acara silaturahmi Pondok Pesantren Al-Hidayah Sondriyan, Ngawi, Jawa Timur (Jatim). Wakil Ketua DPR RI itu mengatakan Indonesia sempat mengalami darurat kesehatan karena jumlah fasilitas kesehatan, alat alat kesehatan (alkes), hingga obat-obatan didapatkan melalui impor.

"Hampir sangat terbatas, termasuk masker," katanya.

Dia menambahkan, alat teknologi swab hingga vaksin pun Indonesia masih impor. Dia juga menyinggung soal ekonomi yang turut terdampak pandemi COVID-19.

"Dua masalah besar yang harus diatasi kesehatan kemandirian dalam negeri dan yang kedua adalah ekonominya terus mengalami masa sulit," katanya.

Dia mengatakan pandemi COVID-19 dapat diatasi jika seluruh masyarakat Indonesia kompak. Dia juga mengatakan umat Islam di Indonesia adalah yang paling solid di dunia.

"Sebagai umat terkuat, terkokoh, tersolid di dunia itu Indonesia. Bahkan umat Islam Indonesia dikategorikan paling siap menghadapi tantangan zaman, tantangan global," ucapnya.

Cak Imin mengatakan kekuatan para kader Nahdlatul Ulama alias nahdliyin. Dia mengatakan nahdliyin tak akan merusak Islam.

"Ini hebatnya para wali. Bela NU otomatis bela Islam, tapi ne ono opo opo terhadap NU gak ngerusak Islam dan gak ngerusak ahli sunnah wal jamaah," ucapnya.

Dia lalu menyinggung soal Habib Rizieq Shihan. Dia menyinggung soal organisasi Front Pembela Islam (FPI) yang kini telah dibubarkan pemerintah.

"Beda dengan saudara kita yang sedikit-sedikit bela Islam, bela Islam, ya ne ono masalah sing Islam kena juga. Contohnya Habib Rizieq. Habib Rizieq tuh kurang luar biasa apa? Akhirnya kepentok juga dan menjadi sulit buat FPI, pembela islam kok lemah? Itu bukan pembela namanya," katanya

"Gimana nggak lemah? Sekarang sulit posisinya, bentrok apa segala macem, mengalami bentrokan dengan pemerintah dan seterusnya," tambahnya.

Cak Imin lalu membandingkan dengan NU yang mendukung program pemerintah dalam penanganan pandemi COVID-19. Dia mengatakan keluarga besar PBNU terus mendukung pemerintah menangani pandemi hingga soal pembangunan Indonesia.

"Kalau NU, enak NU. Dan alhamdulillah vaksinasi di Indonesia nggak akan berhasil tanpa dukungan oleh keluarga besar kita. Makannya pemerintah butuh umat Islam karena umat Islam yang mensukseskan dan menopang lancar dan cepatnya proses pembangunan," ujar dia. [detik.com]

Iklan Atas Artikel

Iklan Tengah Artikel 1

Iklan Tengah Artikel 2

Iklan bawah postingan