Minyak Goreng 'Wasilah 212' Digerebek Usai Dikeluhkan Warga Tak Jernih

Gudang pengemasan ulang minyak goreng 'Wasilah 212' dan 'Kita 212' di Sawangan, Depok, digerebek polisi. Gudang tersebut digerebek setelah dikeluhkan warga karena kurang jernih.

Kapolsek Bojongsari Kompol M Syahroni mengatakan warga sempat mencurigai minyak goreng dengan kemasan 'Wasilah 212' ini adalah minyak curah.

"Berawal dari keluhan warga kalau beli minyak goreng kok nggak bersih, padahal itu minyak goreng kemasan, tapi kayak minyak goreng curah," ujar Syahroni kepada wartawan di kantornya, Bojongsari, Depok, Rabu (16/3/2022).

Polisi kemudian menindaklanjuti informasi tersebut. Dari hasil penyelidikan sementara, diketahui pengelola hanya mengemas ulang minyak goreng ke dalam kemasan merek 'Wasilah 212'.

"Menurut keterangan karyawan pakai minyak goreng Sovia, jadi minyak goreng bermerek dimerekin lagi. Seperti itu," sambungnya.

Selain itu, surat izin untuk UMKM bukan diperuntukkan bagi minyak goreng, melainkan tempat usaha Bhakti Karya. Label halal pada kemasan juga sudah jatuh tempo 2 tahun silam.

"Izin cuma UMKM bukan untuk minyak goreng. Label halal sudah mati 2020, karyawan sanitasinya kurang karena pakai tangan telanjang saja, masker nggak dipakai," tuturnya.

Dikelola Keluarga Anggota DPRD Jabar

Polisi juga menyebut bahwa gudang tersebut dikelola oleh keluarga anggota DPRD Provinsi Jawa Barat.

"Pemilik itu perusahaan dagang Bhakti Karya. Bhakti Karya ini punyanya Haji P, salah satu anaknya anggota Dewan. Milik keluargalah," imbuhnya.

Sementara itu, kasus ini sudah diserahkan ke Polres Metro Depok untuk penyelidikan lebih lanjut. [detik.com]

Iklan Atas Artikel

Iklan Tengah Artikel 1

Iklan Tengah Artikel 2

Iklan bawah postingan