Prabowo Bagikan Foto Keakraban Pertemuan dengan Presiden Prancis Emmanuel Macron

Menteri Pertahanan Prabowo Subianto bertemu dengan Presiden Prancis Emannuel Macron . Eks Danjen Kopassus itu diundang langsung ke Istana Kepresidenan Prancis Élysée. 

Dalam pertemuan yang diinformasikan akun Instagram, Rabu (16/3/2022) dini hari, Prabowo mengenakan jas biru dongker serta dasi berwarna merah marun dan peci hitam. Sementara Macron mengenakan setelan serba hitam. 

Setidaknya ada 4 foto yang diunggah akun Instagram Prabowo. Foto kedua menunjukkan kedekatan dari keduanya, dimana Macron tampak memegang bahu bagian kiri Prabowo. Lalu di foto ketiga, keduanya tampak berbincang di sebuah kursi panjang.

Dalam keterangan unggahannya, Prabowo menghaturkan terima kasih kepada Presiden Macron yang telah bersedia mengundangnya. Kendati demikian, tidak dijelaskan lebih lanjut hal apa saja yang dibahas keduanya dalma pertemuan tersebut. 

"Atas nama Kementerian Pertahanan Republik Indonesia, saya mengucapkan terima kasih kepada Presiden Republik Perancis Emmanuel Macron atas undangan pertemuan pagi tadi di Istana Élysée," tulis Prabowo.

Sebagaimana diketahui, pada 10 Februari lalu, Menhan Prabowo dan Menteri Angkatan Bersenjata Prancis, Florence Parly melakukan pertemuan di Jakarta. 

Keduanya membahas peningkatan kerja sama pertahanan antara Indonesia-Prancis, yang diharapkan dapat memperkuat hubungan pertahanan bilateral di masa mendatang.

Kunjungan kerja Parly ke Indonesia diakhiri dengan penandatanganan beberapa perjanjian kerja sam. Perjanjian kerjasama itu antara lain, kontrak pembelian 6 pesawat tempur Rafale antara Kabaranahan Kemhan dengan Dassault. 

Tandatangan itu sebagai awal dari kontrak yang lebih besar untuk 36 pesawat tempur Rafale berikutnya. Lalu, MoU kerjasama di bidang research and development kapal selam antara PT PAL dengan Naval Grup. 

Selanjutnya, MoU kerja sama Program Offset dan ToT antara Dassault dan PT DI, MoU kerja sama di bidang telekomunikasi antara PT LEN dan Thales Group, dan kerja sama pembuatan munisi kaliber besar antara PT Pindad dan Nexter Munition. [sindonews.com]

Iklan Atas Artikel

Iklan Tengah Artikel 1

Iklan Tengah Artikel 2

Iklan bawah postingan