PDIP: Anies Tutupi Janji soal Banjir dengan Kosa Kata Manis-Banggakan JIS

Ketua Fraksi PDIP DPRD DKI Jakarta Gembong Warsono menyoroti janji-janji Gubernur DKI Anies Baswedan yang belum terselesaikan. Gembong mempertanyakan maksud dari janji yang Anies sebut sudah tertunaikan saat memamerkan Jakarta International Stadium (JIS).

"Sebuah janji tertunaikan?" ujar Gembong saat dihubungi, Senin (2/5/2022).

Gembong menekankan JIS bukanlah janji utama Anies. Sebab, JIS merupakan program berkelanjutan, di mana Anies hanya menyelesaikan program itu.

"Janji utama Anies bukan JIS. Sebab, JIS itu program pemerintah daerah yang berkelanjutan, mulai dari eranya Bang Foke yang dinamakan Stadion BMW. Bahwa Anies yang menyelesaikan program itu iya, tapi JIS justru bukan janji Anies," tuturnya.

Gembong mengingatkan janji Anies saat kampanye dulu, di mana Anies menjanjikan penanganan banjir kepada warga DKI. Selain itu, ada juga janji soal program DP 0% hingga penyediaan lapangan kerja.

"Janji Anies yang saat kampanye paling mendapat apresiasi dari publik Jakarta adalah soal penanganan banjir, yang beliau sampaikan bahwa selama ini pemprov salah menangani," beber Gembong.

"Kemudian soal penyediaan lapangan kerja dengan program OK OCE nya yang dia janjikan menyerap 250 ribu wirausahawan baru. Lalu soal keberpihakannya kepada masyarakat kurang mampu, dengan menyediakan rumah bagi warga miskin dengan program DP 0 rupiah," sambungnya.

Namun, janji-janji Anies saat kampanye dulu itu, kata Gembong, belum terpenuhi hingga masa akhir jabatannya. Gembong menilai Anies menutupi kegagalannya dalam memenuhi janji-janji dengan kosa kata manis dan memamerkan JIS.

"Sayangnya itu semua sampai di penghujung akhir masa jabatannya belum ada tanda-tanda terpenuhi. Maka semua itu dengan kosa kata yang manis ditutup melalui membanggakan JIS," imbuh Gembong.

Sebelumnya, Anies Baswedan memamerkan hasil pembangunan JIS usai melaksanakan salat Idul Fitri. Anies menyebut JIS sebuah janji mahakarya yang akhirnya tertunaikan.

"Pada pagi hari ini kita bisa sama-sama melaksanakan salat Id sekaligus juga menyaksikan bahwa sebuah janji telah tertunaikan," kata Anies di JIS, Senin (2/5).

"Jakarta International Stadium sebuah mahakarya yang dikerjakan oleh anak bangsa yang dikerjakan dalam suasana pandemi," imbuhnya.

Anies juga mengungkap, ketika pandemi melanda, para pekerja bekerja keras dan bekerja senyap untuk menuntaskan pembangunan JIS.

"Ketika ground breaking dilakukan lima bulan kemudian Jakarta diterpa dengan pandemi dan semua bekerja dalam senyap, semua bekerja keras, anak anak bangsa untuk akhirnya menuntaskan JIS ini," kata dia. [detik.com]

Iklan Atas Artikel

Iklan Tengah Artikel 1

Iklan Tengah Artikel 2

Iklan bawah postingan