Ganjar Pranowo Masuk Bursa Capres NasDem, PDIP Buka Suara

Dewan Pimpinan Pusat (DPP) PDIP angkat suara ihwal salah satu kadernya sekaligus Gubernur Jawa Tengah Ganjar Pranowo yang masuk bursa pencalonan presiden dalam Rakernas Partai NasdDem.

Sekretaris Jenderal (Sekjen) PDIP Hasto Kristiyanto mengaku tak mau ikut campur urusan rumah tangga partai lain. Hanya saja, menurutnya, Ganjar telah menyampaikan dirinya akan tegak lurus disiplin partai.

"Pak Ganjar tadi sudah ditanya wartawan dan pak Ganjar menegaskan bahwa saya adalah PDI perjuangan, tegak lurus pada disiplin partai," ucap Hasto kepada wartawan di sekolah PDIP, Lenteng Agung, Jakarta Selatan, Kamis (16/6).

Dia menegaskan keputusan pencalonan presiden dalam pemilu 2024 oleh PDIP berada di tangan Ketua Umum Megawati Soekarnoputri.

Hasto menerangkan partai politik memiliki tugas untuk menyiapkan kader. Oleh karena itu, sambungnya, dalam Rakernas PDIP yang akan digelar dalam waktu dekat di sekolah partai menjadi pengingat tugas partai untuk melahirkan seorang pemimpin.

"Kami punya prinsip bahwa menjadi partai politik itu punya tugas untuk menyiapkan kader kader pemimpin yang digembleng dari anggota partai. karena itulah rakernas PDI perjuangan nanti diadakan di sekolah partai," katanya.

Sebagai informasi, sebelumnya Ganjar menjadi salah satu nama yang paling banyak diusulkan kader Nasdem di daerah untuk maju di Pilpres 2024. Sebanyak 29 DPW Nasdem mendukung partai mereka mengusung Ganjar di 2024.

Ganjar hanya kalah dari Anies Baswedan yang diusulkan 32 DPW Nasdem. Selain keduanya, ada pula nama Erick Thohir yang didukung 16 DPW, Panglima TNI Andika Perkasa oleh 13 DPW, muncul pula nama KSAD Jendral TNI Dudung Abdurrachman.

Nantinya, nama-nama itu akan digodok dan diserahkan ke Ketua Umum Nasdem Surya Paloh. Rencananya, keputusan Paloh akan disampaikan di hari terakhir Rakernas Jumat 17 Juni besok.

Merespons namanya disebut dalam rakernas NasDem tersebut, saat ditemui di Sekolah Partai PDIP, Ganjar menjawab, "Saya terima kasih mendapatkan kehormatan itu tapi saya PDIP." [cnnindonesia.com]

Iklan Atas Artikel

Iklan Tengah Artikel 1

Iklan Tengah Artikel 2

Iklan bawah postingan