Jokowi Hadiri Rakernas II PDIP di Jaksel

Presiden Joko Widodo (Jokowi) tiba di rapat kerja nasional (Rakernas) II PDIP. Jokowi dijadwalkan akan memberikan sambutan.

Acara Rakernas ini diselenggarakan di Sekolah Partai PDIP, Jalan Lenteng Agung, Jakarta Selatan. Jokowi tiba di lokasi, Selasa (21/6/2022) pukul 09.30 WIB.

Jokowi tampak mengenakan kemeja batik bercorak coklat hitam dan celana hitam. Kedatangan Jokowi disambut Sekretaris Kabinet Pramono Anung dan Kepala Analisa dan Pengendali Situasi DPP PDIP Muhammad Prananda serta Sekjen PDIP Hasto Kristiyanto.

Jokowo dijadwalkan akan memberikan sambutan dalam acara rakernas ini. Sejumlah tokoh sudah datang lebih dulu di antaranya Ketua Umum PDIP Megawati Soekarnoputri, Menteri Energi dan Sumber Daya Mineral (ESDM) Arifin Tasrif, Menteri PPPA Bintang Puspayoga, Ketua DPR Puan Maharani, hingga Menteri PUPR Basuki Hadimuldjono.

Diketahui, PDIP akan menggelar rakernas yang kedua tahun 2021 di Sekolah Partai, Lenteng Agung, Jakarta Selatan, selama tiga hari. Rakernas PDIP bakal dibuka Ketua Umum Megawati Soekarnoputri. Presiden Joko Widodo (Jokowi) dijadwalkan hadir.

Rakernas PDIP diselenggarakan mulai Selasa (21/6) hingga Kamis (23/6). Sekjen PDIP Hasto Kristiyanto menyebut Presiden Jokowi dijadwalkan memberi sambutan.

"Acara rakernas ini akan dibuka oleh Ketua Umum PDI Perjuangan, Ibu Prof. Dr. (HC) Megawati Soekarnoputri. Presiden Joko Widodo dijadwalkan memberi sambutan di Rakernas," kata Hasto dalam keterangan tertulis yang diterima, Senin (20/6/2022).

Hasto menjelaskan Rakernas PDIP kali ini mengusung tema 'Desa Kuat, Indonesia Maju dan Berdaulat'. Subtema dari Rakernas PDIP adalah 'Desa Taman Sari Kemajuan Nusantara'.

Hasto menjelaskan, seperti yang pernah diungkapkan Megawati Soekarnoputri, Indonesia memiliki kepentingan yang besar untuk memastikan pembangunan desa. Pembangunan Indonesia ke depan, katanya, dimulai dari desa. Hasto menyebut PDIP menganggap desa sebagai ujung tombak pemerintahan yang berada di garda terdepan pelayanan publik sekaligus tempat hidup tradisi dan adat istiadat.

"Desa adalah taman sari kearifan lokal Nusantara. Itulah sumber kebudayaan dan kepribadian bangsa. Membangun Indonesia harus dimulai dari desa dengan program pembangunan di segala bidang kehidupan, berbasis pada hasil riset nasional. Sehingga ke depan harus ada optimalisasi peran peneliti dan perekayasa di kampus-kampus yang mengolah sumber daya di desa," kata Hasto.

Dengan tema ini, kata Hasto, PDIP ingin memperjuangkan perbaikan kehidupan rakyat melalui keputusan-keputusan politik yang jelas. "Desa kuat, Indonesia maju dan berdaulat," ujar Hasto. [detik.com]

Iklan Atas Artikel

Iklan Tengah Artikel 1

Iklan Tengah Artikel 2

Iklan bawah postingan