Hak Kopda Muslimin Dimakamkan Secara Militer Dicabut!

Jenazah Kopda Muslimin dibawa ke Kendal untuk dimakamkan setelah diautopsi. Kapendam IV/Diponegoro Kolonel Inf Bambang Hermanto mengatakan jenazah Kopda Muslimin tidak dimakamkan secara militer.

Bambang menegaskan, Kopda Muslimin tidak dimakamkan secara militer karena punya pelanggaran sehingga haknya dimakamkan secara militer gugur. Sebelumnya, Kopda Muslimin disebut melanggar pidana militer lantaran tidak hadir tanpa izin (THTI) di kesatuannya, Batalion Arhanud 15.

"Aturannya syarat apabila dimakamkan secara militer tidak boleh memiliki pelanggaran. Karena dia ada pelanggaran, dicabut haknya," tegas Bambang di RS Bhayangkara, Semarang, seperti dilansir detikJateng, Kamis (28/7/2022).

Sebelumnya, pada Jumat (27/7), Kapendam IV/Diponegoro Letkol Inf Bambang Hermanto menjelaskan, Kopda Muslimin menghilang dan tidak masuk dinas seusai peristiwa penembakan istri TNI di Semarang itu pada Senin (18/7).

Menghilangnya Kopda Muslimin diketahui setelah dia tidak hadir dalam kegiatan dinas di kesatuannya. Kopda Muslimin pun dinyatakan Tidak Hadir Tanpa Izin (THTI).

"Bahwa THTI ini ada aturannya, ada tahapan-tahapannya apabila militer tindakan tidak hadir tanpa izin pada masa damai itu sudah masuk dalam kategori tindak pidana militer," jelas Bambang di Mapolrestabes Semarang, Jumat (22/7). [detik.com]

Iklan Atas Artikel

Iklan Tengah Artikel 1

Iklan Tengah Artikel 2

Iklan bawah postingan