Pengacara Ungkap Respons Ahok Namanya Dibawa-bawa di Kasus Brigadir J

Basuki Tjahaja Purnama (Ahok) merespons ketika namanya disebut-sebut oleh pengacara Brigadir Nopriansyah Yoshua Hutabarat (Brigadir J), Kamarudin Simanjuntak dalam sebuah diskusi. Ahok merasa nama baiknya dan keluarganya telah dicemarkan.

"Pak BTP sendiri juga sudah menyatakan 'ini merupakan perbuatan fitnah, pencemaran nama baik'," kata pengacara Ahok, Ahmad Ramzy, kepada wartawan di Polda Metro Jaya, Jakarta, Senin (25/7/2022).

Kasus ini berawal dari pernyataan salah satu pengacara Brigadir J, Kamaruddin Simanjuntak, yang menyebut nama Ahok dalam sebuah diskusi perihal kasus Brigadir J. Saat itu Kamarudin mengungkit soal hubungan Ahok dan istrinya, Puput.

Video pernyataan Kamarudin itu lalu viral di media sosial. Ramzy mengatakan Ahok sendiri mengetahui video itu pada Minggu (24/7) kemarin.

Ramzy menyebut Ahok lalu bertanya kepadanya apakah pernyataan Kamarudin Simanjuntak itu bisa dikategorikan sebagai perbuatan pidana.

"Beliau menanyakan 'apakah ini merupakan tindak pidana?' Ya betul (jawab Ramzy)" ucap Ramzy menirukan percakapannya dengan Ahok.

Ahok Somasi Kamarudin Simanjuntak

Pengacara Ahok melayangkan somasi kepada Kamarudin Simanjuntak. Pengacara menuntuk Kamarudin Simanjuntak untuk meminta maaf dalam tempo 2x24 jam.

"Makanya saya memberikan waktu 2x24 jam kepada Kamarudin Simanjuntak untuk meminta maaf kepada Pak BTP dan keluarga. Kalau memang tidak ada permintaan maaf dan meralat pernyataan tersebut saya akan membuat laporan polisi pada hari Rabu (27/7)," jelas Ramzy.

Ramzy meminta Kamarudin untuk fokus kepada penanganan kasus Brigadir J. Kamarudin Simanjuntak diminta tak lagi mengaitkan Ahok dengan Brigadir J.

"Jadi saya meminta untuk Kamarudin untuk tidak lagi mengaitkan case klien saya. Kalau misalnya tidak mengetahui apa musababnya dan tidK mengetahui penyebabnya sesungguhnya, lebih baik fokus saja pada penanganan perkaranya. Tidak lagi menarik-narik klien saya Pak BTP," ucap Ramzy.

detikcom telah menghubungi Kamarudin Simanjuntak untuk meminta tanggapannya, tetapi hingga berita ini dimuat belum ada tanggapan dari yang bersangkutan.

Statemen Viral Kamarudin Bawa-bawa Ahok

Ucapan Kamarudin yang mengaitkan kasus Brigadir J dengan Ahok ini viral di media sosial. Dia bicara bawa-bawa Ahok dalam kasus Brigadir J ini dalam sebuah diskusi virtual yang tayang di kanal YouTube Perianto Zamasi.

Awalnya, dalam video tersebut, Kamarudin mengaku dirinya sering menonton film buatan Israel. Menurutnya, film-film buatan Israel mendidik.

"Saya biasa nonton film-film buatan Israel, karena saya mengklaim diri Israel dan pecinta Israel. Film-film yang dibuat Israel itu sangat mendidik, terutama yang menyangkut hukum," kata Kamarudin.

"Oleh karena itu, saya melempar pertanyaan buat kita semua. Saya belajar dari kasus Ahok. Waktu itu Ahok menuduh Ibu Veronica (mantan istri Ahok) lah yang berselingkuh. Mungkin semua kita masih mengingat-ingat itu, bahkan Ahok paling sering menyebut nama Yesus, seolah-olah Ahok itu benar," jelasnya.

Kamarudin lalu menyinggung soal Ahok dan Puput yang kini sudah menjadi pasangan suami-istri.

"Tetapi ketika Ahok sudah dipenjara, tiba-tiba dia bikin janji perkawinan dengan ajudan ibu itu (Puput merupakan ajudan Veronica saat Ahok jadi Gubernur DKI Jakarta-red). Pertanyaan saya, kapan mereka pacaran, sehingga ketika Ahok di balik jeruji dan di balik tembok mengikat perjanjian kawin degan ajudan ibu itu. Orang yang sudah dewasa dan sudah cerdas pasti memahami maksud saya ini," bebernya.

"Maka demikian juga yang terjadi dengan di Duren Tiga sana, apakah tidak kita berpikir bahwa yang terjadi adalah sebaliknya. Apakah kita tidak berpikir bahwa almarhum ini adalah yang mengetahui, misalnya--ini misalnya ya--dugaan terjadinya seperti Ahok tadi, atau dugaan terjadinya misalnya perselingkuhan. Sehingga karena dia saksi, misalnya, atau semacam whistle blower kepada nyonya (istri Irjen Ferdy Sambo), maka dia harus dihabisi, ya, dicatat. Kalau saya berkata-kata sesuatu bisa saja penting," tuturnya. [detik.com]

Iklan Atas Artikel

Iklan Tengah Artikel 1

Iklan Tengah Artikel 2

Iklan bawah postingan