Mahfud: Kapolri Sudah Responsif Penuhi Keinginan Publik di Kasus Brigadir J

Menko Polhukam Mahfud Md mengapresiasi langkah Kapolri Jenderal Listyo Sigit Prabowo dalam kasus penembakan terhadap Brigadir Yoshua Hutabarat di rumah dinas Kadiv Propam nonaktif Irjen Ferdy Sambo. Mahfud menyebut Kapolri sudah memenuhi banyak permintaan publik.

"Kasus itu terjadi tanggal 8, baru diumumkan tanggal 12 apa 11 tuh, Senin, 3 hari. Orang ribut, 'Nggak wajar', lalu kita bersuara, 'Tuh ndak wajar tuh pengumumannya beda-beda, kok 3 hari baru diumumkan, alasan ini'. Lalu Kapolri responsif, dia lalu membentuk tim khusus," kata Mahfud Md di Kemenko Polhukam, Jakarta Pusat, Rabu (3/8/2022).

Mahfud menyebut rakyat sempat tidak puas terhadap penanganan awal kasus kematian Brigadir Yoshua. Lagi-lagi, kata Mahfud, Kapolri menjawab ketidakpuasan publik dengan langkah tegas.

"Rakyat tidak puas lagi, 'Pak, itu harus dinonaktifkan. Kalau dia masih aktif di situ nanti penyelidikannya bisa ndak objektif, bisa terpengaruh'. Oke dinonaktifkan Sambo, pokoknya ada 3 lah (perwira dinonaktifkan). Kan sudah responsif Kapolri," kata Mahfud Md.

Mahfud Md menyebut suara publik soal autopsi ulang jenazah Brigadir Yoshua juga sudah dipenuhi Kapolri. Perihal suara masyarakat soal instansi yang menangani perkara pun sudah dipenuhi Kapolri.

Mahfud menegaskan kinerja Kapolri sudah bagus dalam kasus kematian Brigadir Yoshua. Langkah-langkah yang diterapkan, katanya, sudah transparan.

"Lalu ada lagi, 'Pak, itu autopsinya ndak bener, harus ulang'. Ulang. 'Siapa, Pak, yang autopsi tim apa, tidak boleh hanya dari Pusdokkes Polri, tidak boleh. Supaya melibatkan banyak institusi'. Sudah dipenuhi oleh Kapolri. Apa kurang bagus? Kan sudah bagus tuh," ujar Mahfud.

"Dan yang terakhir, 'Pak, itu perkara ditarik saja jangan di Polda, itu bisa bias karena ada irisan-irisan perkawanan, irisan apa, irisan jabatan, irisan struktural, itu ndak bagus'. Ditarik perkara itu. Jadi menurut saya Kapolri ini sudah melakukan langkah-langkah yang terbuka," kata dia. [detik.com]

Iklan Atas Artikel

Iklan Tengah Artikel 1

Iklan Tengah Artikel 2

Iklan bawah postingan